REPRESENTASI GENDER DALAM KARYA SASTRA
Rabu, 11 Januari 2012 09:30:38 - oleh : lemlit - views 2897
REPRESENTASI GENDER DALAM KARYA SASTRA

 


REPRESENTASI
GENDER DALAM NOVEL REMY SYLADO BERLATAR PENJAJAHAN DAN KEMERDEKAAN 
(Kajian
Feminis Pascakolonial)


Dr. Prima Gusti
Yanti, M.Hum. 
Dosen Bahasa Indonesia  FKIP UHAMKA


 


PENDAHULUAN 


Kedatangan bangsa Barat pada awalnya
bukan dengan maksud untuk menjajah. Artinya, kedatangan bangsa Barat tidak
serta merta dapat dikaitkan dengan maksud mengadu domba, memecah belah,
melakukan monopoli, berperang, dan berbagai tujuan lain untuk menguasai.
Namun, dengan berbagai penyebab berubahlah niat kedatangan bangsa Barat
tersebut menjadi ingin menguasai dan menjajah. Pada umumnya kolonialisme dipicu
oleh faktor penguasaan ekonomi dengan tidak menutup kemungkinan adanya faktor
lain, seperti politik, agama, dan petualangan.


Akibat langsung penjajahan adalah
berbagai bentuk penderitaan secara fisik. Tidak terhitung jumlah
pengorbanan  yang terjadi sejak
kedatangan Belanda untuk pertama kali hingga tercapai kemerdekaan. Penderitaan
akibat penjajahan yang terjadi pada perempuan sering tidak diungkap. Bahkan,
sering terabaikan. Hal itu disebabkan para penganut teori poskolonial feminis  telah memberikan alasan yang kuat bahwa
persoalan pusat politik rasial telah menenggelamkan ”kolonisasi ganda” kaum
perempuan di bawah kekuasaan imperalis. Teori tersebut merumuskan bahwa
”perempuan dunia ketiga” merupakan korban
par
excellence
– korban yang terlupakan dari dua ideologi imperialisme dan
patriarki asing.


Perempuan-perempuan
terutama di dunia ke tiga mengalami marginalitas. Mereka termarginalkan dalam
berbagai kehidupan. Padahal, keberadaan perempuan dunia ketiga sangat
dibutuhkan untuk menjadi  oposisi
perempuan Barat. Kehadiran konsep feminis Barat merupakan oposisi dari feminis
Timur. Kehadiran feminis Timur menciptakan konsep-konsep feminis Barat. Trinh
dalam Leela Gandhi mengatakan bahwa Perempuan pribumi diperlukan untuk
menetapkan perbedaan yang muncul dari referen utama feminis Barat.
 Perempuan dunia ketiga bisa dilihat sebagai objek lain dari pengetahuan Barat,
yang secara bersamaan dapat diketahui 
maupun tidak. Spivak mengusulkan agar feminis akademik  bersedia berbicara pada perempuan tertindas,
untuk belajar dari pengalaman hidupnya.


Diskriminasi
merupakan salah satu ciri kolonialisme, sekaligus mewarnai kehidupan masyarakat
Indonesia, tidak terkecuali untuk kaum perempuannya. Diskriminasi terhadap kaum
perempuan itu ditemukan dalam beberapa karya Remy Sylado, seperti
Cabaukan, Kembang Jepun, Kerudung Merah
Kirmizi,
dan Baulevard de Clichy.


MAKALAH LENGKAP SILAHKAN KILK DI SINI

 


Kirim ke Teman  Cetak             

Berita "Artikel Penelitian" Lainnya

PENCARIAN

Lemlit Loading
UHAMKA Diseminasikan Hasil Riset Dalam Konggres Internasional di Paris
2014-07-20 16:24:14 - 65 views
Psikologi UHAMKA kembali menunjuk...
Panduan Unggah Laporan Penelitian DIKTI Secara OnLine
2014-07-17 16:50:46 - 184 views
Panduan Unggah Laporan Penelitian...
Materi Pelatihan Dosen (Panduan Penelitian)
2014-06-26 01:10:13 - 179 views
  1. Panduan Penelitian Reg...
Sosialisasi Penelitian DIKTI 2014 di UHAMKA
2014-06-20 11:54:56 - 186 views
Materi Sosialisasi : 1. Panduan ...
Pemenang Penelitian Hibah DIKTI 2014
2014-06-18 10:03:28 - 319 views
Rektor UHAMKA, Prof Dr H Suyatno ...
Hasil Survei Paparan Asap Rokok Kepada Perokok Pasif
2014-05-29 00:14:39 - 273 views
Dampak asap rokok bukan hanya ter...
Muhibah Penelitian Ke Maluku Utara
2014-05-28 19:16:41 - 224 views
Lembaga Penelitian dan Pengembang...
Apresiasi Seni Mahasiswa
2014-05-28 17:47:37 - 191 views
Mahasiswa Fakultas Ilmu Keguruan ...
Cari, Dekati, Cintai Kebudayaan Indonesia
2014-05-28 17:30:11 - 206 views
Badan Eksutif Mahasiswa (BEM) Fak...
Prof Dr Suyatno, MPd Menandatangani SPK Penelitian HIBAH DIKTI
2014-05-14 10:50:01 - 236 views
Atas nama rektor Universitas Muha...

Pesan Singkat

Statistik Situs

Visitors : 740437 Org
Hits : 2070637 Hits
Month : 3459 Users
Today : 270 Users
Online : 42 Users

Top Download

LEMLITBANG DAN LPPM

Free counters!