Berita

Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), Prof Dr Edy Suandi Hamid, MEc menyerukan

Serba-Serbi

Ketua Aptisi Pusat Serukan Agar Perguruan Tinggi Menggalang Kekuatan Anti Narkotika

redaksi , UHAMKA | Wednesday, 23/January/2013 06:28

Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), Prof Dr Edy Suandi Hamid, MEc menyerukan agar perguruan tinggi Indonesia dapat menjadi kekuatan untuk melawan bahaya Narkotika. Seruan ini dasampaikan dalam acara deklarasi Pusat Studi Penyalahgunaan Narkotika. Lembaga yang di klaim sebagai satu satunya di perguruan tinggi ini di deklarasikan di Universitas Islam Indonesia (UII) Kampus Kaliurang Yogyakarta. Deklarasi ini disampakan dalam rangka rangkaian peringatan Milad 70 Tahun Universitas Islam Indonesia. Menyertai kegiatan deklarasi ini juga digelar Seminar Internasional yang membahas tentang penanggulangan bahaya narkotika dalam menyelamatkan generasi. Dalam seminar tersebut juga dihadiri pembicara dari Wakil Jaksa Agung, BNN, GRANAT dan peneliti dari Universitas Sain Islam Malaysia. Dalam seminar terungkap bahwa permasalahan Narkotika perlu menjadi perhatian semua fihak. Menurut Prof Edy yang juga sebagai rektor UII menyatakan bahwa bahaya Narkotika bisa jadi dapat melebihi bahaya kejahatan korupsi. Secara ekonomi belanja untuk kejahatan ini per hari per orang 200.000, sedang menurut data dari GRANAT penduduk Indonesia yang kecanduan Narkoba 5 juta. Maka belanja sia-sia untuk mengkonsumsi Narkotika ini perhari 1 Triliun. Kalau dalam satu tahun berarti 365 Triliun sebuah angka yang luar biasa, ini baru biaya untuk mengkonsumsi saja, belum lagi biaya penanganan dan biaya lain-lainnya. Belum lagi kerugian sosial, kerugian rusaknya Sumberdaya Manusia suatu bangsa. Maka sudah sewajarnya agar semua kalangan dapat turut bertanggung jawab dalam menangani bahaya yang di timbulkan oleh Narkoba ini. Sementara Peneliti dari Malaysia menyampaikan bahwa bahaya Narkoba memanglah sangat dahsyat. Untuk itu tidak mungkin diserahkan kepada penyelenggara saja, Semua komponen harus bahu-membahu dalam menangani bahaya Narkoba.

Berita Terkait

Agenda Kegiatan

DIALOG KEPEMIMPINAN DI UII

22 Jan 2013

Lembaga Penelitian dan Pengembangan (LEMLITBANG) Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA (UHAMKA) men