Berita

Prof Dr Winai Dahlan, cucu pendiri Muhammadiyah yang sekarang menjadi derektur Halal Center terbesar

Seputar Uhamka

Winai Dahlan Berkunjung Ke UHAMKA

redaksi , UHAMKA | Thursday, 29/August/2013 01:06

Prof Dr Winai Dahlan, cucu pendiri Muhammadiyah yang sekarang menjadi derektur Halal Center terbesar di dunia, menghadiri acara diskusi akademik di UHAMKA. Prof Winai Dahlan yang sekarang menjadi akademisi di Chulalongkorn University Thailand memaparkan pentingnya menjaga kehalal bagi perbaikan peradaban manusia. Karena sesuai firman Allah dalam al qur'an Standar Halal dan Toyiban semestinya diberlakukan bagi seluruh manusia. Oleh karenanya beliau mendirikan Halal Science Center, yang mengkaji kehalalan dengan pendekatan scientific dalam sudut pandang yang lebih universal dan telah mengembangkan aplikasi berbasis IT untuk mendukung aktifitas dalam jangkauan global. Status Halal sangat penting dan juga tidak sebatas untuk produk makanan, tapi juga meliputi proses produksi, prosedur penjualan, bahkan proses di dalam sistem informasi yang diberlakukan.  Diskusi yang diselenggarakan di Kampus UHAMKA Jalan limau ini dihadiri oleh Rektor UHAMKA Prof Dr Suyatno MPd, beserta jajaran wakil rektor, ketua lembaga dan beberapa dekan fakultas dilingkungan Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA. Pada akhir diskusi disepakati akan ada program tindak lanjut dengan mengirimkan beberapa akademisi UHAMKA untuk mengikuti pelatihan di Halal Center Chulalongkorn University Thailand.

Berita Terkait

Pengumuman

Batas Pemasukan Proposal Penelitian Reguler

14 Apr 2011

Sesuai dengan kesepakatan yang telah diambil dalam acara WorkShop bahwa batas pemasukan proposal pen


Agenda Penelitian

Strategi Pengembangan LPPM & LEMLITBANG UHAMKA

14 Apr 2011

LEMLITBANG & LPPM UHAMKA adalah sebuah lembaga pengelola teknis Universitas Muhammadiyah Prof Dr


Seputar Uhamka

Dosen Peneliti UHAMKA Memasukkan Proposal Penelitian Hibah Bersaing Ke Kopertis 3

04 Jun 2011

Dosen Peneliti UHAMKA selalu berusaha meningkatkan peranannya dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan ya