Berita

UHAMKA MENELITI PETANI GARAM DI DESA PLIWETAN KAB. TUBAN JAWA TIMUR Pliwetan,21 September 2012 Terim

Seputar Uhamka

UHAMKA MENELITI PETANI GARAM

redaksi , UHAMKA | Thursday, 27/September/2012 21:34

UHAMKA MENELITI PETANI GARAM DI DESA PLIWETAN
KAB. TUBAN JAWA TIMUR

Pliwetan,21 September 2012
Terima kasih adalah salah satu kata yang mlekat di telinga para peserta kkl program studi pendidikan geografi fkip uhamka, kata ini yang sering kali terucap dari sang pimpinan ketua program studi Drs. Tri Cahyono M,si saat penutupan serta pelepasan. Dari haturan kata nan santun Kepala Desa Pliwetan menyampaikan kesan nya kepada para gergrfi muda uhamka yang dengan gigih melakukan pengumpulan data penelitian di desa yang beliau pimpin. Beliau pun salut karena para mahasiswa dapat menjaga nama baik almamaternya dengan kondisi budaya yang berbeda dari tempat asal mereka, karena kedatinya budaya masyarakat desa yang bisa dibilang kasar dalam tata bahasa yg dalam konteks ini di pengaruhi perbedaan budaya jawa satu dengan lain nya serta kondisi fisik geografis yang panas serta berada di pinggir pantai.

Bapak Gangsar panggilan akrabnya, menuturkan pula dalam sambutan nya akan menerima kembali dengan terbuka kepada instansi dari Univ. Muhammadiyah Dr. HAMKA jika ada yang masih memerlukan tinjauan kembali ke desa pliwetan atau mengambil sampel data penelitian yang kurang maupun meninjau kembali untuk bahan skripsi para mahasiswa. Karena perlu diketahui pada kkl kali ini para team beserta dosen mengkaji dari berbagai disiplin ilmu geografi mulai aspek masyarakat nya DEMOGRAFI, kajian kondisi fisik GEOMORFOLOGI, ILMU TANAH, EKOLOGI, serta kajian mengenai HIDROLOGI sampai pembuatan peta dari disiplin ilmu KARTOGRAFI.

Dari Kuliah Kerja Lapangan di tahun 2012 ini, diharapkan geografi UHAMKA khusunya serta persyarikatan muhammadiyah umumnya melalui amal usaha pendidikanya mengejawantahkan "amal ilmiah dan ilmu amaliah" sebagai aplikasi nyata dari visi dan misi kampus yang benar-benar tersurat dalam catur darma PTM. Karena dalam kajian petani garam di Desa Pliwetan tersebut hasilnya akan dikembalikan kembali kepada aparatur desa setempat untuk diberikan gagasan serta ide dari setiap masalah yang dikaji bersama untuk keadaan desa dan masyarakat yang lebih baik. Dengan semangat para mahasiswa terus menyuarakan jihad suci pada alam dan lingkuangan karena seruan atau jargon Lestari Bumiku.....!
mereka pulang kembali kejakarta dengan banyak pengalaman bermakna. (Danhal)

Berita Terkait