Berita

Aktivitas penelitian merupakan bagian penting di lingkup perguruan tinggi ataupun lembaga lain yan

Pengumuman

Pelatihan Komisi Etik Penelitian UHAMKA

admin , UHAMKA | Sunday, 23/October/2016 18:13

Aktivitas penelitian merupakan bagian penting di lingkup perguruan tinggi ataupun lembaga lain yang membutuhkan pengetahuan mendalam, akurat dan objektiv  sebagai  dasar bagi pengambilan kebijakan. Hal ini tidak lain karena penelitian merupakan aktivitas akademik tersistem dengan langkah-langkah ilmiah yang harus dapat dipertanggungjawabkan pada fenomena empiris yang menjadi fokus kajiannya. Penelitian membantu manusia untuk mencermati secara kritis dan analitis berbasis nilai- nilai moral  dan etika normatif yang dapat dihayati dalam kehidupan manusia. Perubahan dinamis dalam tata kehidupan masyarakat menjadi tantangan tersendiri untuk menempatkan penelitian sebagai dasar penentuan kebijakan yang objektiv. Etika penelitian membantu manusia untuk melihat secara kritis nilai-nilai dasar moralitas penelitian sebagai acuan dasar implementasi hasil penelitian yang diharapkan. Terdapat 15 titik penting etika penelitian yang harus terus diperkuat dan menjadi bagian dari nilai etika dan moral penelitian, yaitu : 1). Kejujuran, 2). Obyektivitas, 3). Ketelitian, 4). Keterbukaan, 5). Penghargaan terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual, 6). Penghargaan terhadap kerahasiaan, 7). Publikasi yang terpercaya, 8). Pembinaan yang konstruktive, 9). Penghargaan terhadap kolega/rekan kerja, 10). Tanggung jawab sosial, 11). Tidak melakukan diskriminasi, 12). Kompetensi, 13). Legalitas, 14). Mengutamakan keselamatan manusia. Penelitian yang melibatkan manusia mendasarkan diri pada lima belas nilai etik dasar di atas, yang kemudian disebut dengan Etika Penelitian.

Etika Penelitian, menjadi bagian yang sangat penting  khususnya pada penelitian-penelitian kesehatan  yang melibatkan manusia/binatang secara langsung. Etik penelitian kesehatan yang melibatkan manusia sebagai subjek penelitian didasarkan atas asas peri kemanusiaan. Hal ini sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 1995  tentang Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, dinyatakan bahwa penelitian dan pengembangan kesehatan yang dilakukan terhadap manusia harus memperhatikan kesehatan dan keselamatan jiwa manusia, keluarga dan masyarakat yang bersangkutan dan sanksi pidana ataupun denda bila  penyelenggaraan penelitian melanggar ketentuan.  Sejak tahun 1999 WHO telah mengembangkan konsep Health Research System (HRS) dengan empat sistem utama yaitu : 1). Stewardship, 2). Financing, 3). Creating and sustaining resources, 4). Producing and Using Research. Salah satu indikator utama dalam mengukur kinerja system penelitian kesehatan nasional di suatu negara ada pada fungsi stewardship adalah standar etik penelitian kesehatan.

Pelatihan etik penelitian khususnya penelitian kesehatan dan penelitian lainnya merupakan elemen kunci bagi penguatan kapasitas institusi penelitian. Sehubungan dengan itu, dalam rangka memperkuat instrumen  kelembagaan penelitian Lembaga Penelitian dan Pengembangan Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA  memiliki rencana kuat untuk membentuk komisi etik penelitian, sebagai  salah satu  implementasi sysem penjaminan mutu penelitian dan memenuhi kelengkapan persyaratan penelitian dalam skala nasional dan internasional. Pembentukan Komisi Etik Penelitian di Lemlitbang UHAMKA didahului dengan pelatihan etik penelitian.

 

A.    Tujuan Pelatihan

Pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan sebagaimana berikut di bawah ini :

1.      Penyamaan persepsi tentang pentingnya Komisi Etik Penelitian dalam upaya menghasilkan penelitian yang bermutu dalam rangka hilirisasi hasil penelitian sampai ke tingkar grassroots.

2.      Pemenuhan instument kelembagaan penelitian dalam memberikan layanan terbaik bagi dosen untuk melakukan penelitian.

3.      Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman seluruh peserta  tentang berbagai aspek Etik Penelitian, khususnya penelitian kesehatan dengan 12 materi utama.

4.      Meningkatkan kemampuan peserta dalam proses ethical review melalui latihan studi kasus.

 

5.      Meningkatkan kapasitas dan standar etik penelitian keshatan bagi komisi etik penelitian khususnya penelitian kesehatan di instusi UHAMKA . 

Berita Terkait

Pengumuman

Batas Pemasukan Proposal Penelitian Reguler

14 Apr 2011

Sesuai dengan kesepakatan yang telah diambil dalam acara WorkShop bahwa batas pemasukan proposal pen


Agenda Penelitian

Strategi Pengembangan LPPM & LEMLITBANG UHAMKA

14 Apr 2011

LEMLITBANG & LPPM UHAMKA adalah sebuah lembaga pengelola teknis Universitas Muhammadiyah Prof Dr


Pengumuman

Penandatanganan Kontrak Penelitian Reguler Periode April

05 May 2011

PENGUMUMAN RESMI Kepada Bpk/Ibu dosen Yang telah memsukkan proposal penelitian reguler periode