Berita

Mulai hari Rabu tanggal 4 April, sebanyak 40 relawan UHAMKA tergabung dalam aktivitas Action Researc

Agenda Penelitian

CATATAN RELAWAN P2KDKI DI KELURAHAN MANGGARAI (EDISI 3)

lemlit , UHAMKA | Tuesday, 17/April/2012 12:45

Mulai hari Rabu tanggal 4 April, sebanyak 40 relawan UHAMKA tergabung dalam aktivitas Action Research untuk penanganan kawasan miskin di daerah DKI Jakarta. Program ini bekerjasama dengan Kementrian BUMN RI, dan berbagai elemen perguruan tinggi di DKI termasuk UI, UNJ dan UIN, serta komponen mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Relawan BUMN. Kegiatan dimulai dengan menerjunkan mahasiswa (relawan) untuk membuat peta sosial ekonomi masyarakat miskin DKI dengan menyelami secara langsung kehidupan masyarakat miskin dan tinggal bersama mereka selama satu mingggu. Tulisan ini mencoba merangkum beberapa catatan dari relawan selama dalam masa tinggal bersama masyarakat miskin tersebut. Apabila ada kritik dan saran mohon dapat disampaikan melalui komentar yang tersedia pada bagian akhir tulisan ini.

 

Isni Maisyarah Dalimunthe

Ayu Nadia Hanum

relawan p2k dki

RT/RW  : 001/004 ; KELURAHAN : Manggarai ; KECAMATAN : Tebet ; Jakpus         

 

Pengalaman  luar biasa yang baik dan dapat memberi inspirasi positif :

1. Dari wawancara yang sudah kita lakukan kita mengetahui bahwa  warga RT adalah orang-orang yang memiliki pekerjaan dan bekerja keras dengan pekerjaannya itu (hanya sedikit sekali yang pengangguran). Adapun uang yang diperoleh digunakan untuk membiayai kehidupan sehari-hari dan membiayai sekolah anak.

2. Warga memiliki antusiasme dan keinginan untuk menyekolahkan anak mereka hingga ke jenjang pendidikan tertinggi.

3. Kekeluargaan dan tepa selira yang dimiliki oleh warga sangat tinggi. Dari hasil wawancara kami juga dapat kami ketahui bahwa RT 001 adalah RT yang paling erat kekeluargaannya.

Pengalaman luar biasa yang dapat menjadi tantangan :

1. Meskipun mereka bekerja, menurut penilaian kami, mereka belum bekerja pada kapasitas maksimumnya. Hal ini dikarenakan warga sudah merasa cukup dengan kehidupan yang sekarang. Sepanjang mampu membiayai makan sehari-hari dan sekolah anak, maka mereka merasa hal tersebut sudah cukup.

2. Meskipun mereka memiliki keinginan yang besar untuk menyekolahkan anak, tetapi mereka belum memiliki perencanaan yang matang agar keinginan menyekolahkan anak tersebut dapat terwujud. Ditambah lagi, lingkungan sekitar tidak kondusif (banyak yang putus sekolah kemudian langsung bekerja dan menikah) sehingga terkadang si anak pun tidak memiliki keinginan melanjutkan sekolah akibat melihat teman-temannya yang juga tidak melanjutkan pendidikannya.

3.Kondisi sanitasi sangat memprihatinkan. Hanya ada dua jamban (dan salah satunya sedang rusak) dan satu kamar mandi. Warga membuang sampah ke sungai karena tidak ada petugas yang memungut sampah dan kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya yang juga kurang.

Ide Kreatif Alternatif :

1.Kami memutuskan untuk membangun MCK yang layak dan pengadaan tempat sampah agar warga tidak lagi membuang sampah ke kali. Hingga saat ini kami sedang memikirkan mekanisme yang paling tepat untuk memungut sampah dari warga.

2.Kami berpikir untuk menambah kemampuan ekonomi warga, tapi belum menemukan metode yang akan digunakan.

3.Untuk mendekatkan diri kepada warga, kami pun memutuskan untuk mengikuti pengajian rutin di komplek warga. Dengan mengikuti pengajian ini, kami memiliki kesempatan untuk melihat aktivitas rutin warga dan juga dapat berbincang-bincang dengan warga dengan lebih akrab.

Berita Terkait

Agenda Penelitian

EVALUASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KOTA ALA BUMN

25 Oct 2012

Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mempelopori format baru pemberdayaan masyarakat dengan po


Pengumuman

ACTION RESEARCH FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT

04 Apr 2012

Lemlitbang UHAMKA menggulirkan program penelitian strategis insidentil dengan tema besar Action Rese


Agenda Kegiatan

CATATAN HARIAN PROGRAM PENANGANAN KEMISKINAN (P2K) DKI

11 Apr 2012

Pada halaman ini kami muat beberapa catatan harian dari laporan relawan Program Penanganan Kemiskina